Rabu, 13 Januari 2016

3 Cara Ampuh Membangun B2B Dengan Toko Online

b2b Ketika kita berbicara tentang membangun hubungan, model bisnis B2B ecommerce berbeda dengan B2C. Dalam konteks ini masih terdapat hubungan individu, di mana selalu ada seseorang di sisi lain. Namun, dalam B2B orang yang melakukan pekerjaan, biasanya adalah sebagai pembeli atau distributor. Dengan membantu pelanggan dan distributor melakukan pekerjaan yang lebih baik dan membuat hidup mereka lebih mudah, Anda bisa mendapatkan apresiasi, kepercayaan, dan loyalitas. Pada akhirnya, jika pelanggan bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan mudah dan cepat, terdapat hal yang lebih besar dari sekedar pertimbangan biaya, yaitu persaingan harga.

Bagaimana cara meningkatkan hubungan?

Mulailah berpikir melalui hubungan yang sudah ada melalui tim internal perusahaan Anda. Penjual dan tim customer service adalah garis terdepan ketika datang untuk membangun dan memelihara hubungan dengan pelanggan Anda. Apa saja pain point untuk perusahaan Anda ketika datang ke penjualan dan interaksi layanan pelanggan?
  • Apakah tim customer service Anda kewalahan?
  • Hal-hal apa saja yang sering ditanyakan pelanggan? Penggantian barang? Petunjuk instalasi? Aksesoris produk mana yang cocok untuk mereka?
  • Masalah apa yang dihadapi tim customer service Anda, baik di kantor atau lapangan?
  • Dapatkah website Anda mengurangi load penjualan dan customer service?
Selanjutnya, pertimbangkan hubungan Anda dari perspektif pelanggan. Kirimkan survey kepada pelanggan tentang pengalaman mereka menggunakan tool seperti SurveyMonkey. Atau, feedback yang lebih baik, jalankan test kegunaan dengan tool seperti UserTesting.com untuk melihat bagaimana pelanggan berinteraksi dengan website Anda. Anda juga bisa menggunakan UserTesting untuk mendapatkan rekaman video yang menunjukkan bagaimana pelanggan berinteraksi dengan website Anda pada perangkat mobile. Dimana peluang Anda untuk melayani pelanggan lebih baik dan meningkatkan hubungan dengan mereka? Dan bagaimana situs ecommerce Anda bisa memainkan peran di dalamnya?

3 faktor penting untuk memperkuat hubungan B2B ecommerce

1. Informasi Pertimbangkan informasi apa yang bisa membantu pelanggan dalam menggunakan dan membeli produk Anda. Anda mungkin menjual ke engineers atau arsitek yang membutuhkan dokumentasi, lembar spesifikasi, atau bahan lainnya. Video bisa membantu pelanggan menginstal produk Anda. Parts diagram dapat membantu pelanggan menemukan parts pengganti yang benar. Informasi apa yang Anda berikan yang bisa membantu pelanggan melakukan pekerjaan mereka lebih cepat dan lebih baik? Anda mungkin memiliki beberapa versi dokumen yang tersedia dalam beberapa bahasa. Pertimbangkan bagaimana memberikan informasi kepada pelanggan agar mereka mudah menemukannya. Salah satu caranya adalah dengan halaman "Resources" yang memungkinkan pengunjung untuk melihat semua konten produk yang tersedia. Anda juga bisa memungkinkan pengguna untuk mengakses konten produk dari halaman itu sendiri, misalnya dalam tabbed layout. Bagaimanapun juga, tawarkan berbagai cara bagi pengunjung untuk mendapatkan konten produk tersebut. Untuk memudahkan pengelolaan semua informasi ini, pertimbangkan content management system dengan database konten produk yang memungkinkan konten untuk ditambahkan sekali dan dapat dilihat dari beberapa tempat. 2. Personalisasi Gartner Research memprediksi bahwa pada tahun 2018, perusahaan B2B yang menggabungkan personalisasi dalam online ecommerce akan menjual 30 persen lebih banyak daripada perusahaan yang tidak. Itu cukup masuk akal. Jika website Anda memberikan apa yang dibutuhkan pelanggan, mereka mungkin akan melihat website Anda pertama kali, dan lebih cenderung akan membeli dari Anda bahkan jika harga Anda lebih tinggi. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membangun hubungan B2B yang kuat dengan personalisasi pengalaman ecommerce Anda. Produk terkait. Sebuah metode umum dari personalisasi yang menunjukkan "Pelanggan yang membeli ini juga membeli ...." pada halaman produk. Produk terlaris. Dalam banyak kasus, hanya sebagian kecil dari produk yang tersedia yang relevan dengan pelanggan tertentu. Personalisasi pengalaman pelanggan ini dengan menampilkan produk-produk terlaris atau yang paling sering dibeli. Lakukan personalisasi lebih lanjut dengan menampilkan konten yang disesuaikan untuk pengunjung berdasarkan apa yang Anda tahu tentang mereka. Bisnis Anda mungkin memiliki berbagai jenis pembeli untuk produk Anda, seperti dealers, system consultans, dan pengguna rumahan. Ketika pengunjung datang ke situs Anda dari link referral yang menunjukkan tipe dari pengguna, sesuaikan konten dan gambar yang mereka lihat di situs Anda untuk membuatnya lebih relevan. 3. Online tools Ada banyak online tools yang dapat membantu pelanggan melakukan pekerjaan yang lebih baik dan lebih cepat.
  • Online configurator. Jika tim Anda memiliki dukungan melalui telepon untuk memandu pelanggan menemukan produk yang tepat, gunakan Online configurator. Tool ini akan meneruskan permintaan yang ditangani tim Anda atau distributor ke dealer Anda.
  • Quoting system. Jika Anda menjual melalui dealers, sediakan online quoting system yang memudahkan mereka untuk membangun dan memberikan kutipan untuk pelanggan.
  • Quick order pad. Bagi orang yang tahu persis apa yang mereka inginkan, berikan kemudahan bagi mereka untuk mengetikkan nomer barang dan jumlah barang ke formulir pemesanan.
Domain Murah dan Hosting Murah hanya di Idwebhost

Tidak ada komentar:

Posting Komentar